Pokdakan Anugerah Tatah Makmur Ikut Ambil Peran dalam Temu Koordinasi Pengembangan Budidaya Ikan Gabus di Kalimantan Selatan
- Oct 28, 2025
- KIM DESA JAMIL
Banjarbaru – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Temu Koordinasi Sarana dan Prasarana dalam Rangka Pengembangan Budidaya Ikan Gabus pada Senin–Selasa, 27–28 Oktober 2025. Kegiatan berlangsung di Aula DKP Kalimantan Selatan dan diikuti oleh sejumlah pelaku usaha perikanan, kelompok pembudidaya ikan, serta instansi teknis terkait dari berbagai daerah.
Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber perwakilan dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, yang memaparkan strategi pengembangan ikan gabus sebagai komoditas potensial perikanan air tawar di Kalimantan Selatan. Narasumber juga menyoroti pentingnya dukungan sarana dan prasarana untuk menunjang keberlanjutan budidaya, mulai dari penyediaan benih unggul hingga sistem pakan alami.
Salah satu peserta yang turut hadir adalah Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Anugerah Tatah Makmur dari Desa Jamil, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Kelompok ini diwakili oleh sekretarisnya, Muhammad Abrar, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi para pembudidaya, terutama terkait inovasi teknik pemeliharaan ikan gabus dan peningkatan produktivitas kolam.
“Kami sangat terbantu dengan materi yang disampaikan oleh narasumber dari BPBAT Mandiangin. Banyak hal baru yang bisa diterapkan di lapangan, khususnya tentang manajemen pakan dan pengelolaan kualitas air. Semoga setelah kegiatan ini, kami bisa lebih mandiri dan produktif dalam mengembangkan usaha budidaya ikan gabus di daerah kami,” ujar Muhammad Abrar.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut juga menjadi ajang komunikasi dan kolaborasi antar-pelaku perikanan di Kalimantan Selatan. Melalui temu koordinasi ini, DKP Kalsel berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga teknis, dan masyarakat pembudidaya untuk mendorong peningkatan ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Dengan semangat kolaboratif ini, budidaya ikan gabus di Kalimantan Selatan diharapkan mampu berkembang menjadi sektor unggulan baru yang tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir dan pedesaan.